DPRK Banda Aceh: Bantuan Usaha Baitul Mal Harus Melahirkan Muzakki Baru

Uncategorized11 Dilihat
banner 468x60

seulawah.my.id

Banda Aceh — Anggota DPRK Banda Aceh dari Partai Demokrat, Aiyub Bukhari, menilai program bantuan usaha yang dijalankan Baitul Mal Kota Banda Aceh memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

banner 336x280

Menurut Aiyub, program bantuan tersebut tidak boleh bersifat sementara, tetapi harus mampu meningkatkan taraf hidup penerima hingga melahirkan muzakki baru atau pemberi zakat dari kalangan masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan. 

“Fokus utama program ini adalah mengentaskan kemiskinan dengan menciptakan muzakki baru, bukan menambah jumlah mustahik,” ujar Aiyub di Banda Aceh, Senin, 2 Februari 2026.

Ia menegaskan, jika program bantuan usaha justru melahirkan mustahik baru, hal itu mencerminkan kegagalan dalam perencanaan maupun pendampingan. 

“Tujuan Baitul Mal adalah mengentaskan kemiskinan. Jika bantuan usaha tidak meningkatkan kemandirian ekonomi, berarti program tersebut tidak berjalan efektif,” katanya.

Aiyub, yang merupakan anggota DPRK dari daerah pemilihan Kuta Alam, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi penerima bantuan, termasuk pelatihan manajemen usaha dan pengawasan agar bantuan tepat sasaran. 

Menurutnya, pendampingan menjadi kunci agar penerima manfaat mampu mandiri secara ekonomi.

Selain itu, ia berharap pada 2026 Baitul Mal Kota Banda Aceh dapat lebih optimal menggali potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ada di Banda Aceh. Ia menilai potensi zakat masyarakat masih besar jika dikelola secara profesional dan transparan.

“Keberhasilan Baitul Mal dapat diukur dari meningkatnya jumlah muzakki dan menurunnya jumlah mustahik setiap tahun. Itu indikator program berjalan di jalur yang benar,” ujarnya.

Aiyub juga mendorong Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus mendukung program Baitul Mal melalui kebijakan yang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat kecil. 

Menurutnya, sinergi antara Baitul Mal dan Pemko Banda Aceh menjadi kunci agar program bantuan usaha benar-benar menjadi solusi jangka panjang bagi perekonomian masyarakat.[ADV]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *