DPRK Banda Aceh Minta PLN Hentikan Pemadaman Listrik Selama Ramadhan

Uncategorized10 Dilihat
banner 468x60

seulawah.my.id

Banda Aceh — Menjelang bulan suci Ramadhan, anggota DPRK Banda Aceh meminta PT PLN (Persero) Wilayah Aceh menghentikan pemadaman listrik dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama bulan ibadah tersebut.

banner 336x280

Sekretaris Komisi II DPRK Banda Aceh, Muhammad Arifin, mengatakan Ramadhan merupakan momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, sehingga pasokan listrik yang stabil menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Ramadhan adalah bulan ibadah. Jangan sampai pemadaman listrik justru dianggap hal biasa. Ramadhan harus menjadi bulan pelayanan terbaik, bukan bulan pemadaman,” kata Arifin, Senin, 2 Februari 2026.

Politikus Partai Demokrat itu menilai listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga menopang aktivitas masyarakat selama Ramadhan, mulai dari persiapan sahur, berbuka puasa, hingga pelaksanaan ibadah malam seperti salat tarawih dan tadarus Al-Qur’an.

Arifin mengingatkan, pemadaman listrik yang kerap terjadi tanpa pemberitahuan jelas berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama jika berlangsung pada waktu-waktu krusial seperti sahur dan menjelang berbuka puasa.

“Kalau listrik sering padam, masyarakat jelas dirugikan. Jangan sampai PLN justru menjadi musuh masyarakat karena lemahnya pelayanan di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa wilayah rawan bencana harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh mengalami pemadaman listrik dengan alasan apa pun. Menurut Arifin, listrik merupakan kebutuhan vital, terutama dalam situasi darurat.

“Di daerah bencana, PLN harus hadir sebagai solusi, bukan malah menambah penderitaan masyarakat,” kata dia.

Untuk mencegah gangguan selama Ramadhan, Arifin meminta PLN Aceh melakukan langkah antisipasi sejak dini, mulai dari pengecekan jaringan, perawatan infrastruktur, hingga menyiagakan petugas selama 24 jam.

Selain itu, ia mendorong adanya koordinasi intensif antara PLN, pemerintah daerah, dan DPRK Banda Aceh guna memastikan pasokan listrik tetap stabil.

“Kami di DPRK Banda Aceh akan terus mengawasi kinerja PLN. Harapannya, Ramadhan tahun ini berjalan tanpa pemadaman sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.[ADV]

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *