Ramadhan Bersama Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah Ajak Generasi Muda Tebar Konten Positif

Uncategorized5 Dilihat
banner 468x60

seulawah.my.id

Banda Aceh – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh (DPRK) Irwansyah untuk memperkuat peran generasi muda dalam menyebarkan energi positif di ruang digital. 

banner 336x280

Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Ramadhan Bersama Ketua DPRK yang digelar di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh ini berlangsung dalam tiga sesi, yakni pada 22 Februari, 1 Maret, dan 7 Maret 2026. Program tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang inspirasi bagi generasi milenial dan Gen Z agar mampu memanfaatkan teknologi serta media sosial secara produktif dan bernilai dakwah.

Irwansyah menegaskan, rumah dinas pejabat publik tidak seharusnya dipandang sebagai ruang eksklusif. Ia sengaja membuka tempat tersebut bagi anak-anak muda untuk berkegiatan positif, khususnya mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas edukatif dan inspiratif.

“Rumah dinas ini adalah rumah masyarakat. Kami ingin generasi muda hadir, berdiskusi, berbagi ide, dan membangun semangat kebaikan bersama,” ujarnya.

Memasuki tahun kedua pelaksanaan, konsep kegiatan tahun ini diperkuat dengan menghadirkan influencer lokal yang aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki pengaruh positif di media digital. Di antaranya Teuku Mail yang dikenal lewat konten humor dan aksi sosial saat bencana di Aceh, Cut Bul dengan konten inspiratif sebagai ibu muda kreatif, serta Ayi yang berbagi pengalaman tentang konsistensi berkarya di dunia digital.

Menurut Irwansyah, generasi milenial dan Gen Z saat ini merupakan “penguasa” ruang digital karena dominasi mereka dalam penggunaan media sosial. Karena itu, ia mengajak anak muda agar tidak hanya menjadikan media sosial sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, edukasi, dan kepedulian sosial.

Politisi muda dari Partai Keadilan Sejahtera itu menekankan pentingnya menghadirkan konten yang membangun empati dan memberi dampak positif.

“Handphone jangan hanya penuh story dan notifikasi, tetapi juga harus penuh empati. Media sosial tidak boleh sekadar mengejar viral, melainkan harus menebarkan harapan dan inspirasi,” katanya.

Ia juga menyoroti fenomena negatif di dunia maya, seperti perdebatan tidak sehat hingga penggunaan bahasa kasar. Melalui kegiatan ini, ia berharap lahir generasi muda yang mampu menciptakan ruang digital yang lebih santun dan produktif.

Selain sesi berbagi inspiratif, rangkaian kegiatan turut diisi Safari Tahsin, Qiyamul Lail, Haflah Al-Qur’an, sesi tangguh bencana, permainan edukatif, hingga buka puasa bersama. Seluruh konsep acara dirancang langsung oleh panitia dari kalangan generasi muda.

Irwansyah mengapresiasi keterlibatan aktif anak muda dalam menyusun kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi generasi muda menjadi kunci membangun budaya digital yang sehat sekaligus memperkuat karakter sosial masyarakat.

Sebagai bentuk motivasi, panitia juga menyiapkan doorprize bagi peserta yang aktif mengikuti kegiatan serta mampu menjawab tantangan selama acara berlangsung.

Melalui program ini, Irwansyah berharap Ramadhan tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga melahirkan gerakan kebaikan yang berkelanjutan, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Jika media sosial dipenuhi konten positif, maka setiap orang yang membukanya akan merasakan aura kebaikan,” tutupnya. (ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *